Keutamaan Membaca dan Menghapal Al-Qur’an
Posted by Taufiq Hidayat on February 1st, 2010
1. Dari Ibnu ´Umar رضي الله عنه dari Nabi صلى الله عليه وسلم bahwa beliau pernah bersabda:
Tidak boleh hasad (iri) kecuali dalam dua perkara: seorang yang diberikan Allah taufik untuk menghafal al-Qur’an lantas ia sholat dengan membacanya siang dan malam, dan seorang yang telah diberikan harta lalu ia menginfakkannya baik siang maupun malam. (HR Bukhori 8/209, Muslim 815)
2. Dari Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه berkata, Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:
Barangsiapa yang membaca satu huruf dari al-Qur’an maka baginya sebuah kebaikan, dan kebaikan tersebut dilipatgandakan menjadi sebuah kebaikan. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, laam satu huruf, dan miim satu huruf. (Sunan At-Tirmidzi)
3. Dari Umar رضي الله عنه bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:
Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan al-Qur’an dan merendahkan kaum yang lain dengan Al-Qur’an (HR. Muslim 817)
4. Dari Abu Mas’ud al-Anshori al-Badri رضي الله عنه bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:
Hendaknya yang mengimani suatu kaum itu orang yang paling hafal kitab Allah (al-Qur’an)….
5. Dari Abu Musa al-Asy’ari رضي الله عنه, Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
Termasuk pemuliaan Allah adalah memuliakan orang muslim yang berilmu, dan penghafal al-Qur’an dengan tanpa berlebih-lebihan atau meremehkannya, dan memuliakan pemimpin yang adil. (HR. Abu Dawud 4843, dan dihasankan oleh an-Nawawi)
6. Dari Abu Musa al-Asy’ari رضي الله عنه. Ia berkata: Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:
Permisalan seorang mukmin yang membaca al-Qur’an seperti jeruk manis, berbau harum dan rasanya enak. Dan permisalan seorang mukmin yang tidak membaca al-Qur’an seperti buah kurma, ia tidak memiliki bau dan rasanya manis. Dan permisalan seorang munafik yang membaca al-Qur’an seperti minyak wangi, harum tetapi pahit. Dan permisalan seorang munafik yang tidak membaca al-Qur’an seperti hanzholah, tidak berbau dan pahit rasanya. (HR. Bukhori 8/207, Muslim 797)
7. Dari Aisyah رضي الله عنها bahwa Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
Orang yang mahir terhadap al-Qur’an bersama malaikat yang mulia lagi baik. Dan orang yang membaca al-Qur’an dengan tersendat-sendat, yang mana hal itu berat baginya, maka untuknya dua pahala. (HR. Bukhori 6/80, Muslim 797)
8. Dari Abu Umamah al-Bahili رضي الله عنه berkat: Saya mendengar Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:
Bacalah al-Qur’an. Sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at untuk pembacanya. (HR. Muslim 804)
9. Sahabat Jabir bin Abdillah رضي الله عنه berkata:
Nabi صلى الله عليه وسلم menggabungkan antara dua orang yang gugur dalam perang Uhud dalam sebuah kain, kemudian bersabda: “Siapa di antara mereka yang paling banyak hapalan al-Qur’annya?” Tiba-tiba ada yang menunjuk kepada salah satu di antara keduanya, lalu Nabi mendahulukan memasukkannya ke liang lahat. (HR. Bukhori 2/93)
Sumber: Hadits-hadits dinukil dari majalah keluarga Al-Mawaddah, Vol. 24.