Taufiq Hidayat

Hidup (incl. Informatika) hanyalah untuk Allah Ta’ala

Bookmark and Share

Archive for the 'Immaterial' Category

Ruqyah adalah Sugesti? (Bagian 2)

Posted by Taufiq Hidayat on 3rd August 2014

Seorang anak kecil belum mengerti apa yang disampaikan atau yang dilakukan orang kepadanya. Apalagi untuk memahami maksud dan tujuan tindakan orang terhadapnya. Dengan demikian, sugesti dalam bentuk kata-kata atau tindakan untuk anak kecil yang sakit tidak bisa berfungsi.

Kisah berikut ini adalah contoh lain bahwa ruqyah bukan sugesti karena sugesti tidak berlaku kepada anak kecil. Kisah ini terjadi pada seorang bayi berumur sekitar 1 tahun.

Read the rest of this entry »

Posted in Immaterial | 1 Comment »

Ruqyah adalah Sugesti?

Posted by Taufiq Hidayat on 17th November 2013

Sebagian (besar?) orang menduga bahwa sihir hanyalah perasaan belaka. Perasaan korban atau orang-orang sekitarnyalah yang mengatakan bahwa orang tersebut adalah korban sihir. Misalnya, seseorang pernah diancam orang lain akan disantet. Beberapa saat kemudian ternyata orang tersebut sakit. Jika orang tersebut meyakini bahwa dia disantet oleh orang yang mengancam itu maka keyakinan tersebut hanyalah perasaan belaka.

Selain itu, sebagian orang lagi menduga bahwa ruqyah, pengobatan dengan doa-doa dan ayat-ayat Al-Qur'an untuk sakit akibat sihir ataupun sakit biasa, adalah sugesti belaka. Seseorang sembuh setelah diruqyah karena dia memiliki keyakinan yang kuat bahwa sakitnya akan hilang dengan cara diruqyah. Dengan keyakinan yang kuat tersebut, tubuh akan bereaksi melawan sakit secara otomatis hingga dia pun sembuh.

Kisah nyata berikut ini mungkin bisa menyangkal kedua dugaan tersebut. Seorang ibu sakit akibat sihir dan disembuhkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dengan berhasil ditemukannya buhul sihir setelah diruqyah oleh anak laki-laki dan menantunya.

Kisah ini benar-benar nyata dan saya peroleh langsung dari anak laki-laki ibu tersebut.
Read the rest of this entry »

Posted in Immaterial | 1 Comment »

Kurofat Orang "Modern"

Posted by Taufiq Hidayat on 12th December 2011

Di sela-sela kegiatan mempersiapkan diri untuk presentasi di seminar keesokan hari, saya mencoba menonton TV yang berada di kamar guest house yang saya huni. Sebuah film dokumenter menarik perhatian saya, yang insya Allah akan saya ceritakan di tulisan yang lain.

Saat-saat jeda saya memindahkan saluran ke stasiun TV lain. Dua potongan acara sempat saya rekam di ingatan:

Read the rest of this entry »

Posted in Immaterial | No Comments »

Kehilangan Bayi dan Sihir

Posted by Taufiq Hidayat on 25th November 2010

Kisah ini bukan mistik dan saya ceritakan bukan untuk menakuti-nakuti pembaca blog. Tetapi hanya sebagai peringatan buat kita bersama, bahwa sihir memang benar-benar ada. Namun kita tidak perlu takut secara berlebihan dengannya. Tentu saja, ini harus dibarengi dengan memohon perlindungan Allah subhanahu wa ta'ala agar kita dilindungi dari sihir. Hanya Allah-lah yang bisa memberi perlindungan.

Sihir bisa mengenai siapa saja, baik yang percaya adanya sihir maupun tidak. Dan juga bisa mengenai siapa saja baik yang punya musuh maupun yang tidak punya musuh karena di luar diri kita, yang Insya Allah berusaha menjadi orang baik, masih ada orang yang berhati jahat, yang tega menggunakan segala cara untuk mendapatkan keinginannya. Termasuk menggunakan sihir. Kisah berikut menceritakan tentang serangan sihir terhadap seseorang dan alhamdulillah orang tersebut berhasil melepaskan diri dengan pertolongan Allah subhanahu wa ta'ala. Kisah ini benar-benar terjadi dan saya peroleh tidak dari kata orang, tetapi dari orang tersebut secara langsung. Tetapi untuk kerahasiaan, nama mereka saya samarkan.

Read the rest of this entry »

Posted in Immaterial | 7 Comments »

Santet, Sihir Pengancam Jiwa

Posted by Taufiq Hidayat on 10th July 2010

Saya teringat peristiwa beberapa tahun yang lalu. Saat itu ada pemberitaan bahwa seseorang mengaku lewat telepon telah menyantet seorang artis sehingga berbulan-bulan artis tersebut dalam kondisi koma. Perawatan di luar negeri pun tidak membuat artis tersebut bisa pulih. Namun, setelah pengakuan tersebut, yang juga berisi berita pencabutan santetnya, berangsur-angsur artis tersebut sembuh. Sebagian orang tidak percaya dan menganggap itu hanya kebetulan saja, atau orang tersebut hanya mencari popularitas saja. Namun alasan terakhir tidak bisa diterima karena sampai saat ini orang tersebut tidak menjadi populer.

Fenomena sihir sebenarnya bukan asing buat semua orang, tidak hanya di Indonesia saja tetapi juga di luar negeri. Film tentang sihir dan penyihir bahkan laris di mana-mana. Ini menunjukkan bahwa sihir sudah lama menyertai perjalanan hidup manusia. Salah satu jenis sihir yang terkenal dan bisa menghilangkan nyawa seseorang adalah santet. Termasuk santet adalah voodoo, jenis santet yang dikenal di Afrika.

Read the rest of this entry »

Posted in Immaterial | 8 Comments »

Ada atau Tidak Ada?

Posted by Taufiq Hidayat on 7th February 2010

Saat ini kita hidup di jaman materi. Segala sesuatu diukur berdasarkan sifat materi. Yang saya maksud materi disini bukan uang, melainkan segala sesuatu yang bisa diindera, baik langsung maupun tidak langsung, yaitu menggunakan alat-alat bantu. Karena diukur berdasarkan sifat materi, sesuatu itu ada ataupun tidak ada ditentukan berdasarkan sifat materi ini. Kalau sesuatu tidak bisa diindera maka orang percaya itu tidak ada. Sebaliknya sesuatu disebut ada jika indera kita merasakan kehadirannya. Tetapi benarkah keyakinan ini?

Sebelum keyakinan ini ada, secara umum semua orang percaya bahwa banyak sekali sesuatu ada meskipun tidak dapat diindera. Lambat laun, dengan kemajuan teknologi, sesuatu dapat diindera menggunakan alat baru. Semakin maju teknologi, semakin banyak yang dapat diindera, yang sebelumnya tidak bisa. Karena manusia sudah memiliki teknologi yang yang sangat tinggi dan tidak ada sebelumnya, lalu muncullah keyakinan bahwa dengan kemajuan ini mereka sudah dapat mengindera semuanya, dan tidak ada lagi yang tersisa, yang tidak dapat diindera. Sehingga mereka yakin bahwa sesuatu itu ada jika dan hanya jika sesuatu itu bisa diindera. Read the rest of this entry »

Posted in Immaterial | 1 Comment »